Ahad, 10 April 2011

sambungan cerpen pertama ...

di bumi AL-ISLAH ..

akak ...!!!

ku berpaling kearah suara yg memanggil ku , ku terlalu kenal dengan nya .ku hanya senyum melihat gaya seorang pensyarah ( pensyarah bermotifkan keceriaan) . dan tidak itu juga aku megukirkan senyuman tanda mesra diantaraku .

na`am ,kenapa ?
nak tanya sikit la?
apa dia? jawab ku dengan ringkas...
ehm..sebelum tu akak jangan marah ya .dia teragak-agak dan ada serba salah dalam pertuturan nya

ehm...anti ni kenapa ? macam akak ni polisi.., ku berseloroh kecil.ternyata  airmuka terdampar wajahnya.

"serba salah kot"tapi apa ? ". ku membuat andaian
                                                 
                                           


lah ,knapa ni anti?

dik rasa akak lain mlm nie...diamenangguk kepala tanda setuju
"apa yang lain nya ? akaktengok biasa ja"..ku berposing -posing dihadapan cermin besar berukuran sama taraf dengan tubuh ku

ehm...nampak cantik dan  jamil..katanya sambil berseloroh kecil , pagi ini kalau tak berkomunikasi dengan erti kata lain bercanda atau bergurau .pasti kehidupan tak meriah .

la ,"ana ingat akak ada apa-apa .rupanya pasal pakaian ana ya ." terlalu tabarruj ka akak?

tak sangat , cuma tabarruj tu ada sikit-sikit la

jadi akak kena tukar la ya .

tak payah la , kita kena cepat nie , adik saja ja tadi terasa seronok sakat akak yang comel nie tak pa kan

ehm....macam-macam perangai adik serumah aku nie..ku bergerutu sambil mengeleng kepala

                   Ternyata ukhuwah antara kami berbuah walaupun mengenal
                                          mengenal hanya beberapa bulan sahaja


                     
Kuperhatikan laut,
Lalu ku berdoa agar ukhuwah kita tidak sepertinya,

Pasang dan surut silih berganti
Tidak juga seperti buih-buihnya yang rapuh dan tidak kekal,

Lalu ku berdoa lagi agar di antara kita seperti Sungai Nil,
Yang tetap mengalir hingga ke saat ini.

Tiada ulasan: